Potensi Desa Babat jerawat, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur

 



Desa Babat Jerawat adalah desa yang terletak di Kecamatan Pakal, Kota Surabaya. Tapatnya di Surabaya bagian barat. Meskipun terletak di sebuah kota, tapi bisa dikatakan sebagai desa karena letaknya yang di pinggiran kota. Kemudian dari segi tingkat petumbuhan ekonomi di desa ini juga sangat minim, maka dari itu saya sebut sebagai desa. Desa ini terletak di antara desa sememi dan desa benowo. Desa Babat Jerawat bisa dikatakan sebagai desa yang cukup startegis, karena letak dari desa ini yang dekat dengan perbatasan Surabaya – Gresik, sehingga desa ini biasa dilewati banyak kendaraan. Mulai dari kendaraan kecil sampai kendaraan besar, seperti truk dan kontainer. Karena, letaknya yang berada di pinggiran kota, desa Babat Jerawat terdapat banyak tambak, jadi Sebagian besar masyarakat yang tinggal di desa tersebut adalah nelayan tambak dan juga petani garam.

Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, desa Babat Jerawat memilik banyak sekali potensi. Salah satu contoh potensi nya terdapat di sektor tambak. Di sektor tersebut kita bisa memanfaatkan untuk ternak ikan, dan saat musim kemarau air tambak tersebut bisa juga diolah menjadi garam kasar. karena potensi tersebut, masyarakat sekitar sini banyak yang memanfaatkan potensi tersebut, dengan cara menjadi nelayan tambak dan petani garam. Kemudian ibu-ibu pkk juga ikut memanfaatkan potensi tersebut dengan cara mengolah ikan-ikan dari tambak menjadi sebuah makanan olahan yang siap dijual kepada para konsumen, salah satunya yakni kerupuk ikan. Jadi ketika musim panen ikan tiba, para nelayan tambak ini biasanya menjual kepada para konsumen secara langsung, dan Sebagian yang lain didistribusikan kepada ibu-ibu pkk untuk diolah sebagai makanan siap saji.

Hasil yang diperoleh dari beberapa potensi tersebut seringkali kurang maksimal dalam hal pendistribusian dan pengolahannya. Contohnya, ikan yang sudah dipanen biasanya hanya didistribusikan kepada para tetangga dan konsumen yang berada disekitarnya saja. Kemudian, olahan ikan seperti kerupuk yang dibuat oleh ibu-ibu pkk juga hanya didistribusikan kepada para konsumen dan orang-orang yang memiliki acara di sekitarnya. Untuk hasil garam sendiri, juga hanya dijual dalam bentuk garam kasar, bukan garam dapur yang beryodium. Untuk para pekerjanya sendiri hanya beberapa orang saja dan cenderung mempekerjakan masyarakat sekitar.

Ada beberapa solusi yang bisa diterapkan untuk memaksimalkan potensi-potensi tersebut. Yaitu dengan cara mendistribusikan hasil panen dan olahan ikan kepada masyarakat luas, seperti kepada konsumen desa lain, atau bahkan ke kota-kota lain. Untuk mempromosikannya bisa dengan cara menyebarkan brosur, pamflet, dll. atau bisa juga mempromosikannya di berbagai media online seperti website, Instagram, atau media sosial yang lain. Kemudian, diperlukan adanya inovasi-inovasi olahan ikan yang sesuai dengan zaman, sehingga konsumennya bisa bertambah yang dulunya hanya dari remaja sampai orang tua, sekarang semua kalangan bisa menikmatinya. Dan untuk para pekerjanya diharapkan untuk ditambah lagi agar pekerjaan bisa lebih cepat selesai dan bisa membantu perekonomian masyarakat sekitar.

Comments