Potensi Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro
Pendahuluan
Desa Ngumpakdalem merupakan salah satu desa yang ada di Kabupaten Bojonegoro dan lebih tepatnya berada di Kecamatan Dander. Desa ini memiliki luas sekitar 926.875 hektare dan luas seluas 669.28 hektare adalah berupa area persawahan. Penduduk desa ini berada di sekitaran angka 13.140 orang yang terbagi menjadi 6583 orang laki-laki dan 6557 perempuan. Penduduk tersebut tersebar ke dalam 4221 KK, 54 RT, dan 11 RW. Secara geografis desa ini berbatasan dengan Desa Sumbertlaseh di sebelah utara, Desa Bangilan (Kecamatan Kapas) di sebelah timur, Desa Sumodikaran, Mojoranu, dan Ngraseh di sebelah selatan dan Desa Sumberagung di sebelah barat. Tak hanya itu, letak desa ini juga berada di jalan provinsi yakni yang menghubungkan Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Nganjuk. Ngumpakdalem merupakan desa yang bisa dibilang cukup dekat dengan pusat kota, dimana jarak antara desa Ngumpakdalem dengan pusat kota Bojonegoro hanya sekitar 7 km
Potensi
Berdasarkan informasi yang telah
disebutkan seperti di atas, tanah yang berada di di desa ini sebagian besar
adalah tanah persawahan. Berhubungan dengan itu, maka di desa ini ada sebuah
waduk yang dikenal sebagai waduk Gayam, yang di mana fungsi utamanya adalah
sebagai sarana untuk perairan wilayah desa Ngumpakdalem dan sekitarnya. Waduk gayam ini adalah bekas sodetan dari solo valley atau bengawan solo. Manfaat
dari adanya waduk ini tentunya tidak hanya bisa dirasakan oleh masyarakat desa
Ngumpakdalem sendiri, melainkan bisa dirasakan langsung juga oleh masyarakat
dari desa lain. Belakangan ini, waduk ini tak hanya difungsikan di sektor
pertanian, melainkan waduk ini juga dimanfaatkan di sektor pariwisata. Pada
belakangan waktu, tempat ini ramai dikunjungi oleh banyak wisatawan lokal yang tentunya
oleh para milenal yang sedang melakukan hunting foto.
Untuk berdasarkan letak geografis,
desa Ngumpakdalem bisa dikatakan terletak di tempat yang cukup strategis, di mana
desa ini memiliki fasilitas-fasilitas yang cukup memadai. Salah satunya yaitu
adanya GOR, di mana gedung ini sudah banyak digunakan untuk kegiatan-kegiatan
penting yang mencakup banyak orang, salah satu kegiatan yang pernah
diselenggarakan yaitu Porprov Jatim ke-6 tahun 2019. Inilah yang membuat desa
Ngumpakdalem menjadi bisa dikenal oleh orang luar.
Kendala
Dalam suatu hal apa pun pastinya akan
ada sebuah kekurangan, seperti contohnya adalah kendala yang ada di dalam
potensi-potensi di atas. Kendala yang terdapat dalam diri waduk di atas
adalah saat di mana waduk tersebut
digunakan untuk wisata, dan kemudian menjadi famous, sisa-sisa sampah
yang ditinggalkan pun banyak dan berserakan. Lalu mengapa tidak dibersihkan
oleh petugas? Pastinya itulah pertanyaan yang terlintas. Jawaban yang tepat
untuk pertanyaan di atas adalah dikarenakan wisata tersebut belum ada yang
mengelola baik dari desa maupun dari warga. Tak hanya waduk saja yang memiliki
kendala, GOR pun tentunya juga punya kendala, seperti contohnya fasilitas yang
disediakan kurang lengkap dan juga kurang terurus. Kamar mandi yang ada di GOR
tersebut merupakan fasilitas yang baru saja ditambahkan, namun untuk keadaannya sekarang sudah tidak seperti sebelum-sebelumnya, di mana di salah satu
sisinya ada sebuah kerusakan.
Solusi
Berdasarkan pernyataan di atas bahwasanya, jika ada sebuah kekurangan atau kendala dalam suatu hal, tentu pastinya ada juga solusi dalam setiap kendala. Dalam hal ini akan ada sebuah solusi yang setidaknya bisa untuk menyelesaikan permasalahan di atas. Dalam hal pengelolaan waduk untuk dijadikan sebagai objek wisata, seharusnya ada pengelola yang bertugas, seperti contohnya dari pihak desa maupun bisa juga dari pihak masyarakat disekitar. Hal ini bertujuan, di mana agar bisa tercipta sebuah ketertiban dan juga keindahan.
Comments
Post a Comment